Warga Enggan Urus Perpanjangan SIM

Warga Enggan Urus Perpanjangan SIM

Warga Enggan Urus Perpanjangan SIM

Warga Enggan Urus Perpanjangan SIM. Antrean panjang terjadi sejumlah layanan jasa publik, termasuk fasilitas perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di sejumlah titik di Jakarta.

Warga sudah mulai antre sejak pukul 06.00 WIB. Salah satu pegawai swasta, Dania, mengurungkan niatnya untuk mengurus perpanjangan SIM pada hari ini dikarenakan kuota antrean sudah habis sejak pukul 06.00.

Masa berlaku SIM Jessie akan berakhir pada awal bulan depan. Biasanya dia melakukan perpanjangan tepat dua pekan sebelum waktu yang ditentukan untuk menghindari denda.

Dirinya juga bukan termasuk salah satu yang mendapat dispensasi perpanjangan SIM. Meski demikian, Jessie mengaku tidak terburu-buru memperpanjang SIM.

“Ini kan banyak yang antre karena masa berlakunya sudah habis kemarin, saya masih ada waktu dua minggu, nanti akan (perpanjang) minggu depan,” katanya.

Dania mencoba pergi ke tiga tempat: Polres Jaksel, Samsat Blok M dan Gandaria City. Namun ketika dia tiba di tempat, kuota antrean telah habis.

“Kuota di Blok M dan Gandaria City itu 70, kata satpam dibuka dari jam enam pagi tapi langsung habis karena sudah antre sejak subuh,” ujar Dania.

Kirain udah normal, eh masih (antre) dari subuh ternyata,”. Imbas PSBB karena pandemi, kepolisian diketahui menutup layanan perpanjangan SIM kurang lebih selama tiga bulan. Penutupan mengakibatkan masyarakat dengan SIM mati tidak dapat melakukan perpanjangan.

Polda Metro Jaya memberikan dispensasi kepada pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada 17 Maret hingga 29 Mei untuk memperpanjang hingga Agustus 2020.

Gerai SIM di Mal Terbatas, Polisi Imbau Warga Cek Jam Operasi

Kepala Seksi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Komasirasi Lalu Hedwin mengatakan pelayanan SIM di mal dilakukan terbatas. Masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan diharapkan agar menyesuaikan dengan jam operasional gerai.

Kuota pelayanan pada satu gerai SIM di mal saat ini disebut hanya 100 sampai 150 orang per hari. Hedwin mengatakan kuota dibatasi menyesuaikan ruang tunggu masing-masing gerai SIM yang menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).

“Karena kapasitas gerai memang kecil,” kata Hedwin. Seperti yang diketahui, sejak dibuka per 30 Mei beberapa lokasi Satpas SIM ramai dikunjungi pemohon hingga menyebabkan antrean panjang. Pada beberapa hari malah ada warga yang sudah mendatangi Satpas sejak dini hari.

Antrean juga terpantau terjadi di Gerai SIM sejak hari pertama dibuka. Sebagian pengunjung yang sudah mengantre bahkan ada yang tidak mendapatkan layanan karena kuota kepengurusan sudah mencapai batas.

Polda Metro Jaya mengimbau agar warga memperhatikan jam operasional dan kuota pemohon pada layanan gerai Surat Izin Mengemudi (SIM) di mal yang berada Jakarta untuk menghindari antrean panjang dan berpotensi agar tidak mendapatkan layanan.

Gerai SIM di mal telah dibuka seiring kelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dari pemerintah provinsi DKI jakarta. Lokasi ini merupakan alternatif buat warga yang ingin memperpanjang SIM selain di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM.

Warga lainnya yang sudah mengurungkan niat untuk memperpanjang SIM adalah Jessie Maharani.  “Saya dengar aja katanya sudah pada antre sejak subuh kalau di Polres Jaksel, saya belum perpanjang juga,” katanya.

Gerai SIM di mal dikhususkan hanya untuk pelayanan perpanjangan masa berlaku, bukan pembuatan baru. Berikut delapan gerai SIM di mal Jakarta dan waktu operasionalnya.

Unit Gerai SIM Gandaria City buka jam 12.00 WIB-18.00 WIB
Unit Gerai SIM Artha Gading buka jam 12.00 WIB-18.00 WIB
Unit Gerai SIM Pluit Village buka jam 12.00 WIB-18.00 WIB
Unit Gerai Lippo Puri buka jam 10.00 WIB-16.00 WIB
Unit Gerai SIM Taman Palem buka jam 08.00 WIB-12.00 WIB
Unit Gerai Blok M Square bukan jam 10.00 WIB-14.00 WIB
Unit Gerai SIM Mall Pelayanan Publik (MPP) buka jam 08.00 WIB-15.00 WIB
Unit Gerai Tamini Square buka jam 11.00 WIB-19.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *