Satu Keluarga di Italia Ini Habis Gara-gara Virus Corona

Satu Keluarga di Italia Ini Habis Gara-gara Virus Corona

Satu Keluarga di Italia Ini Habis Gara-gara Virus Corona

Satu Keluarga di Italia Ini Habis Gara-gara Virus Corona – Anggota satu keluarga di Italia ‘habis’ seluruhnya karena pandemi penyakit virus corona 2019 atau COVID-19. Mereka terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak. Uniknya, keempat anggota keluarga itu dikenal tak memiliki riwayat penyakit serius alias sehat.

Keluarga ini berdomisili di Lombardy, Italia sebelah selatan, kawasan yang pertama sekaligus paling terpukul wabah virus corona penyebab pneumonia akut itu. Virus pertama merenggut nyawa sang ayah, Alfredo Bertucci, 86 tahun, pada 27 Maret 2020.

Alfredo adalah seorang pandai besi yang telah menyerahkan usahanya kepada kedua putranya, Daniele, 54 tahun, dan Claudio, 46 tahun. Kedua anaknya itu menyusul meninggal dan diikuti yang terakhir Angela Albergati, 77 tahun, istri Alfredo. Sang ibu dalam keluarga itu meninggal 1 April lalu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemerintahannya menghadapi banyak kritik yang mengatakan kalau mereka tidak merespons cukup cepat terhadap datangnya wabah COVID-19. Dampaknya, hingga artikel ini dibuat virus corona penyebab wabah itu telah menginfeksi 216.722 orang di negara adidaya itu, sebanyak 5.140 di antaranya meninggal.

Termasuk mereka yang mengkritik adalah Ashish Jha, direktur di Harvard Global Health Institute, Amerika Serikat. Dia mengatakan, andai uji atau pemeriksaan massal terhadap masyarakat serta karantina wilayah-wilayah dilakukan lebih awal, “Kita akan memiliki situasi yang berbeda sekarang.”

Berdasarkan data di Johns Hopkins University, Amerika menempati urutan tertinggi di dunia untuk jumlah kasus infeksi. Sedang angka kematiannya berada di bawah Italia dan Spanyol, di atas Prancis dan Cina.

Massimo Giovanni Fasano yang bersahabat dengan keluarga indopoker 77 apk memberi kesaksian kalau Alfredo beserta istri dan dua anaknya dikenal sehat dan kuat. “Kami semua sangat sedih karena kesal, ini adalah tragedi nyata,” ujar Fasano.

Saat ini Lombardy telah menjadi wilayah di Italia yang paling terpukul oleh krisis yang diakibatkan COVID-19, dan Italia telah menjadi negara yang paling terpukul di Eropa. Per Kamis malam, 2 April 2020, terkonfirmasi 110.574 kasus infeksi virus itu dan 13.155 meninggal karenanya di Italia. Jumlah kasus yang sembuh kembali sebanyak 16.847 orang.

Mayoritas orang yang meninggal akibat virus corona adalah pasien yang lebih tua dan yang memiliki riwayat penyakit lain, terutama yang menyebabkan masalah pernapasan atau merusak sistem kekebalan tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *