Pizza Hut Pailit

Pizza Hut Pailit

Pizza Hut Pailit

Pizza Hut Pailit – Pemegang hak waralaba (franchisee) Pizza Hut di Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk, memastikan Pizza Hut di Indonesia tidak terpengaruh oleh kabar pailit Pizza Hut di Amerika Serikat.

NPC International, merupakan waralaba yang mengoperasikan Pizza Hut serta Wendy’s, mengajukan restrukturisasi utang kepada kreditor secara bertahap. NPC International terbelit utang 1 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp14 triliun (kurs Rp14 ribu).

“Jadi (NPC) bukan headquarter atau franchisor Pizza Hut. Sedangkan Franchisor atau pemilik hak franchise Pizza Hut (Indonesia) adalah Yum Brands, Inc yang juga sekaligus pemilik brand Taco Bell & KTC. Yum sebagai pemilik brand Pizza Hut memang memiliki banyak franchisee di seluruh dunia yang berbeda kepemilikan dan performancenya,” kata Direktur Sarimelati Kencana Jeo Sasanto, Jumat.

Pizza Hut ajukan pailit akibat penutupan sejumlah gerai sebagai dampak pandemi COVID-19 di seluruh dunia. Pengajuan pailit dilakukan NPC International Inc sebagai pemegang hak waralaba terbesar restoran pizza ini.

“Meningkatnya biaya komoditas dan tingkat leverage keuangan yang lebih tinggi menghadirkan tantangan bagi operator restoran. Tantangan-tantangan ini telah diperbesar baru-baru ini oleh dampak dan ketidakpastian COVID-19,” kata kepala eksekutif dan presiden divisi Pizza Hut NPC, Jon Weber, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Forbes.

Di Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) sebagai pemegang hak lisensi waralaba tunggal menyatakan pengajuan kepailitan yang dilakukan Pizza Hut di Amerika Serikat tidak memberi pengaruh pada Pizza Hut Indonesia.

“Kami tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pizza Hut Amerika Serikat tersebut. Apapun nanti putusan pengadilan di Amerika Serikat, maka hal tersebut tidak akan mempengaruhi kinerja dan kegiatan usaha kami Pizza Hut di Indonesia,” kata Sekretaris Perusahaan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) Kurniadi Sulistyomo pada detikcom, Kamis.

Jika ternyata keputusan Pizza Hut pailit disetujui, sebetulnya tak perlu membuat penikmat pizza jadi risau. Saat ini banyak gerai pizza yang mungkin bisa jadi alternatif. Gerai-gerai ini juga menyediakan makanan khas Italia itu dalam bentuk slice atau loyang dengan aneka topping dan saus.

Pizza Hut justru catatkan pertumbuhan

Jeo mengakui memang secara umum bisnis Pizza Hut di AS sedang mengalami perlambatan pertumbuhan, tetapi di beberapa bagian dunia lainnya justru mengalami pertumbuhan yang pesat, terutama di Asia dan Afrika.

“Termasuk (pertumbuhan) di Indonesia. Kondisi di AS belakangan juga diperparah dengan adanya wabah COVID-19 yang cukup masif dampaknya,” katanya.

Mengakui ada penurunan saat PSBB

Jeo mengatakan bisnisnya sempat terganggu kebijakan pembatasan sosial berskala berskala besar (PSBB), sebab kebijakan tersebut berdampak pada penurunan dine in (makan di tempat) di sejumlah ritel. Jeo tidak mengungkap berapa besar penurunan omzet yang terjadi.

“Mulai bulan Juni ini sudah lebih dari 90 persen outlet kami dibuka dan menerima dine in lagi, jadi kami harapkan sales akan mulai normal kembali secara bertahap. Data Q1 (kuartal 1 2020) sudah kami publish ke bursa efek, tetapi belum bisa menginformasikan data penjualan setelah Q1,” ujarnya.

Kebangkrutan menghantui Pizza Hut AS

NPC International yang mengoperasikan lebih dari 1.200 restoran Pizza Hut dan hampir 400 restoran Wendy’s kini tengah berjuang di tengah beban utang 1 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp14 triliun (kurs Rp14 ribu).

Perusahaan yang berbasis di Leawood, Kansas Amerika Serikat (AS) ini, mengajukan kebangkrutan sesuai Regulasi Kepailitan Bab 11. Dengan jenis kebangkrutan artinya, NPC bisa tetap beroperasi sambil mengupayakan perubahan model usaha.

“Penurunan pengakuan merek semakin diperburuk oleh penurunan inovasi menu dan kurangnya strategi jangka panjang yang jelas oleh Pizza Hut Franchisor untuk mengatasi masalah merek untuk memberikan identitas yang jelas dan berbeda,” bunyi arsip tersebut.

Perusahaan pemegang waralaba Pizza Hut yang terbesar di Amerika Serikat mengajukan kepailitan di Pengadilan Kepailitan Texas Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *