Perlu untuk Diketahui, Berikut Kelebihan dan Kekurangan dari OPPO Reno3

Perlu untuk Diketahui, Berikut Kelebihan dan Kekurangan dari OPPO Reno3

Berikut Kelebihan dan Kekurangan dari OPPO Reno3

Berikut Kelebihan dan Kekurangan dari OPPO Reno3 – OPPO Reno3 adalah lini produk OPPO yang pertama kali hadir tahun 2019. Satu tahun kemudian, yakni tahun 2020, banyak produk dibawa nama Reno. Hal ini mengindikasikan kalau OPPO Reno series merupakan lini produk OPPO dari mulai kelas menengah sampai kelas atas.

Baca juga : Pola Konsumsi Internet di RI Berubah Imbas Larangan Mudik

Betapa tidak, OPPO Reno memiliki seri kelas atas seperti OPPO Reno 10x Zoom aplikasi idn poker m88 atau seri kelas menengah seperti OPPO Reno2 F. Karena itu, tidak heran kalau akan ada banyak lini produk OPPO Reno kedepannya. Salah satunya, OPPO Reno3.

OPPO Reno3 dijual di pasaran pada harga Rp5 jutaan (saat artikel ini dibuat). Harganya biasanya menurun seiring berjalannya waktu. Harganya tidak terlalu jauh dengan OPPO Reno2 F. Hal ini mengindikasikan kalau OPPO Reno3 bisa dibilang jadi penerus OPPO Reno2 F.

Kelebihan OPPO Reno3

Layar AMOLED + Always on-display

OPPO Reno3 datang dengan layar 6,4 inci dengan resolusi 1080 x 2400 piksel. Layarnya ini hadir dengan dimensi 6,4 inci dengan kerapatan layar 411 ppi. Layar ponsel ini hadir dengan panel AMOLED yang tentunya membuat tampilan layar ponsel ini tergolong bagus. Apalagi, ponsel ini sudah mendukung fitur Always-on-display.

Kualitas layar ponsel ini sendiri tergolong bagus. Seperti kata channel BangRipiu, kualitas layar ponsel ini cukup baik dan tingkat maksimum kecerahan tergolong cukup untuk penggunaan outdoor.

Layar OPPO Reno3 tidak benar-benar full screen. Pasalnya, OPPO menerapkan kamera waterdrop di ponsel ini. Padahal OPPO Reno series dua generasi sebelumnya menghadirkan kamera pop-up sehingga membuat layar terasa lebih penuh. Terlepas dari hal tersebut, tetap saja layar dari ponsel ini bisa dibilang bagus.

Daya Tahan yang Lama

OPPO Reno3 dibekali dengan baterai berkapasitas 4.025 mAh. Kapasitas baterai ini memang jadi terasa standar mengingat sudah banyak pula ponsel yang menghadirkan baterai 4.000 mAh ke atas. Yah, ukuran kapasitas tidak lagi jadi penentu awet tidaknya. Karena tentu banyak faktor lain yang membuat sebuah ponsel memiliki daya tahan baterai yang lama atau tidak.

OPPO Reno3 bisa dikatakan memiliki daya tahan baterai yang baik. BangRipiu mengatakan kalau ponsel ini dapat bisa bertahan sampai 2 hari 11 jam dengan pemakaian yang tidak terlalu intensif. Sementara situs Tek.id menguji ponsel ini dengan PCMark Battery Life. Hasilnya, OPPO Reno3 mendapatkan skor 14 jam 57 menit.

Pengisian Daya Cepat VOOC 3.0

O Reno3 tidak hanya datang menawarkan daya tahan baterai. Ponsel ini juga sudah mendukung teknologi pengisian cepat VOOC 3.0. OPPO mengklaim kalau OPPO Reno3 dapat terisi 50% hanya dalam waktu 30 menit. Ketika terisi sampai 100%, waktu yang dibutuhkan adalah 73 menit.

Klaim tersebut ternyata benar. BangRipiu mengungkapkan kalau waktu pengisian daya OPPO Reno3 dari 10% ke 99%, hanya membutuhkan waktu 1 jam 7 menit alias 67 menit. Tergolong cepat bukan?

Sensor Kamera OKE

OPPO Reno3 hadir menawarkan 4 kamera belakang. Kamera pertama adalah kamera utama 48 MP dengan bukaan f/1.8 dan mendukung fitur PDAF. Kamera kedua adalah kamera telefoto 13 MP dengan bukaan f/2.4. Kamera ini juga mendukung PDAF dan kamera telefoto ini memiliki kemampuan 2x optical zoom.

Kamera ketiga adalah kamera ultrawide 8 MP. Sementara kamera keempat adalah kamera dengan lensa monokrom 2 MP. Hadirnya lensa monokrom tentu patut diapresiasi jika dibandingkan kamera makro atau kamera depth sensor.

Kekurangan OPPO Reno3

Chipset Biasa dengan Harganya yang Tinggi

Kekurangan paling terlihat dari OPPO Reno3 adalah chipset yang digunakan. Chipset pada OPPO Reno3 adalah Mediatek Helio P90. Penggunaan chipset ini sebenarnya mengalami peningkatan jika dibandingkan OPPO Reno2 F yang hanya dibekali Helio P70.

Namun, hadirnya chipset Mediatek Helio P90 di OPPO Reno3, menegaskan kalau OPPO memang tidak menghadirkan ponsel ini sebagai ponsel dengan price to performance oke. Tidak ada yang salah dengan Helio P90 sebenarnya. Chipset ini saja bisa menghasilkan skor yang oke di benchmark sintetis seperti pada gambar di bawah ini.

g banyak dikeluhkan adalah soal bobot yang berat. Realme 6 Pro memang tergolong ponsel yang besar. Apalagi layarnya 6,6 inci. Hal ini membuat bobot ponsel ini cukup berat, yakni mendekati 200 gram.

Tidak Ada NFC

OPPO Reno3 memiliki kekurangan lain, yakni absennya NFC. Ketidakhadiran NFC di ponsel ini tentu sesuatu yang membuat jadi terkesan kurang menarik. Padahal seharusnya di kelas harga ini, fitur NFC seharusnya hadir.

Sidik Jari Mudah Menempel di Bodi

OPPO Reno3 hadir dengan bodi polikarbonat dengan desain akhir yang mirip kaca. Hal ini menegaskan kalau OPPO Reno3 hadir dengan bodi plastik. Meskipun tampilannya terasa premium. Sayangnya, bodinya ini gampang menyisakan sidik jari. Karena itu penggunaan kasing di ponsel ini sangat disarankan.

Simpulan

OPPO Reno3 yang dibanderol di harga Rp5 juta lebih sedikit ini hadir di Indonesia dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB. Dengan banderol harga tersebut, OPPO Reno3 menawarkan berbagai keunggulan di sektor kamera dan baterai.

Sektor performa masih cukup oke tetapi jelas bukan yang terbaik di kelas harganya. Karena alasan inilah, OPPO Reno3 lebih cocok kepada mereka yang butuh ponsel yang fokus pada sektor kamera, terutama bagi mereka yang suka merekam video memakai ponsel.

Sumber : carisinyal.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *