Pasukan Khusus Paling Tangguh di Dunia

Pasukan Khusus Paling Tangguh di Dunia

Pasukan Khusus Paling Tangguh di Dunia, Indonesia di Antaranya Terkuat di Asia Tenggara

Pasukan Khusus Paling Tangguh di Dunia – Hampir semua unit militer suatu negara memiliki pasukan elit khusus, unit paling tangguh yang dapat dibanggakan. Kemampuan anggota pasukan khusus ini biasanya jauh di atas orang-orang normal karena latihan berat yang telah menempa mereka sehingga menjadikan mereka pasukan elit dunia.

Berbicara kekuatan militer negara-negara di dunia, Indonesia patut berbangga. Pasalnya Indonesia masuk ke dalam 15 besar negara di dunia dengan militer terkuat. Bahkan untuk Asia Tenggara, Indonesia didapuk sebagai negara terkuat dalam militernya.

Semua ditunjang dari alutsista hingga kemampuan pasukannya, baik pasukan elite dan kekuatan pasukan keseluruhan militer. Berbicara soal pasukan elite yang menyeramkan di dunia militer merunut dari kehebatan dan keahliannya berperang.

Dikutip dari 10bestbinaryrobots.com yang merangkum dari berbagai sumber pasukan elite terkuat dan paling ditakuti di dunia.

  • Navy SEAL

Pasukan khusus AL AS ini didirikan pada era Presiden John F. Kennedy tepatnya pada 1962. Menangkap musuh level atas dan teroris serta mengumpulkan informasi melalui misi pengintaian khusus merupakan sedikit di antara sejumlah tugas Navy SEAL.

Pada Mei 2011, kiprah Navy SEAL disorot dunia setelah mampu menemukan dan menewaskan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden.

Calon anggota Navy SEAL harus mampu melakukan minimum push-up 42 kali dalam waktu dua menit, sit-up sebanyak 50 kali, dan berlari sejauh 2,4 kilometer dalam waktu 11 menit. Ujian itu harus dilewati lebih dulu sebelum latihan militer sesungguhnya dimulai.

  • GIGN

Dari seluru pasukan kontra-terorisme di dunia, hanya beberapa saja yang mampu menandingi Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) atau pasukan khusus kontra-terorisme dan penyelamatan sandera Prancis.

Unit ini disebut memiliki 200 anggota kuat dan terlatih yang bertugas untuk membebaskan sandera. Sejak dibentuk pada 1973, mereka mengklaim telah membebaskan lebih 600 orang. Hukum di Prancis melarang foto-foto mereka dipublikasikan.

Salah satu peristiwa luar biasa yang menjadi catatan kesuksesan GIGN adalah perebutan Masjidil Haram pada 1979 dari tangan para pemberontak yang menyebut diri mereka sebagai ikhwan.

Gerakan ini dipimpin oleh Juhaiman bin Muhammad ibn Saif al Otaibi. Para pemberontak mengatakan salah seorang dari mereka, yaitu Mohammed Abdullah al-Qahtani adalah seorang Mahdi. Mereka menyerukan umat Muslim untuk mematuhinya.

Karena non-muslim dilarang memasuki kota suci Mekah, GIGN membentuk kelompok berisi tiga komandan yang pindah agama ke Islam demi membantu pasukan Arab Saudi untuk merebut kembali masjid tersebut.

  • SSG

Pasukan Amerika Serikat dalam Perang Afghanistan (SSG Kyle Davis – HHC 1ST BCT, 10TH MOUNTAIN) Di negara asalnya, Pakistan, Special Services Group (SSG) dijuluki ‘Bangau Hitam’. Sebutan tersebut diberikan karena peralatan kepala unik yang mereka miliki.

Latihan yang harus mereka jalani termasuk di antaranya berjalan kaki sepanjang 57 kilometer dalam waktu 12 jam dan berlari dengan peralatan lengkap sepanjang 8 kilometer dengan waktu tempuh 20 menit. Pada Oktober 2009, SSG berhasil menerobos masuk ke sebuah gedung perkantoran dan menyelamatkan 39 orang yang disandera oleh kelompok Taliban.

  • Special Boat Service (SBS)

Jika AS memiliki Navy SEAL, maka Inggris memiliki Special Boat Service atau SBS. Untuk dapat bergabung menjadi salah satu anggota SBS, seseorang harus melalui proses seleksi berupa uji ketahanan yang sangat melelahkan, latihan di Hutan Hujan di Belize, Amerika Tengah, dan uji kekuatan tempur yang di antaranya melibatkan interogasi intens calon.

Masing-masing calon hanya memiliki dua kesempatan untuk mengikuti ujian masuk. SBS dikenal sebagai ‘saudara’ dari SAS, Angkatan Udara Inggris. Dalam kondisi konflik bersenjata dan perang, SBS dan 22 SAS ditugaskan beroperasi dalam kelompok kecil di wilayah yang dikendalikan musuh.

  • Kopassus

Kopassus dari Indonesia memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan antiteror. Kemampuan Kopassus tidak bisa dipandang sebelah mata. Kopassus telah terbukti berhasil dalam sejumlah operasi Pembebasan Sandera.

Salah satunya di Banti Papua akhir tahun 2017 yang lalu. Jumlah warga yang berhasil dievakuasi dari Kampung Kimbely sebanyak 104 laki-laki, 32 perempuan dan 14 anak-anak serta dari Kampung Longsoran sebanyak 153 laki-laki (satu di antaranya orang asli Papua), 31 perempuan dan 10 anak.

Namun yang paling melegenda adalah pembebasan sandera dalam tragedi Pesawat Woyla di Thailand, aksi Kopassus sampai gemparkan militer dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *