Hal Utama yang Harus kamu Lakukan untuk Laptop Baru

Hal Utama yang Harus kamu Lakukan untuk Laptop Baru

Tahap Awal Pada Laptop Baru

Hal – Karena baru, bukan berarti laptop yang baru kamu beli bisa langsung digunakan. laptop baru membutuhkan bebrpaa pengaturan yang harus diterapkan untuk bisa mendapatkan kinerja secara optimal

Ini tidak wajib memang, namun sangat disarankan untuk hampir semua jenis laptop, tak terkecuali laptop mahal seperti ultrabook atau gaming. Lagi pula, kamu ingin laptopmu awet dan berfungsi optimal kan?

Baca juga : Dibombardir 88,4 Juta Serangan Siber

Baiklah tanpa perlu basa-basi lagi, berikut 7 hal pertama yang harus dilakukan setelah membeli laptop baru. Sebagai catatan, tip di bawah ini tidak hanya bisa diterapkan di Windows 10 saja, namun juga OS lain seperti Linux dan MacOS.

Update Sistem Operasi

Ketika membeli laptop baru, umumnya sistem operasi yang terinstal – entah itu Windows 10, Linux maupun MacOS – bukanlah versi terbaru. Sangat penting untuk menginstal sistem operasi ke versi yang paling anyar agar bisa mendapatkan fitur-fitur terbaru serta memastikan bahwa sistem operasi yang digunakan aman.

Untuk Windows 10, pengguna bisa ke Settings > Update & Security kemudian klik Check for updates. Sementara untuk pengguna MacOS, klik menu Apple di pojok kiri atas dan pilih System Preferences > Software Update.

Hapus Bloatware

Bloatware merupakan software yang telah terinstal di sistem operasi yang umumnya tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan. Sebagian besar bloatware berakhir menjadi sampah dan memakan cukup banyak penyimpanan. Karenanya, untuk mendapatkan performa yang setidaknya lebih baik, ada baiknya untuk menghapus bloatware.

Bloatware umumnya hanya ada di laptop dengan sistem operasi Windows 10, dan sangat jarang ditemukan di laptop-laptop dengan Linux maupun MacOS. Caranya sederhana, pengguna hanya perlu ke System > Apps & Features dan kemudian pilih bloatware yang ingin di-uninstal.

Pastikan Antivirus Berjalan

Virus menjadi salah satu masalah yang kerap menyerang laptop, oleh karenanya ketika membeli laptop baru, pastikan antivirus yang ada berjalan dengan baik. Windows 10 sendiri hadir dengan Windows Defender bawaan yang cukup aman bagi sebagian orang.

Akan tetapi jika dirasa kurang dan ingin proteksi tambahan, bisa menggunakan antivirus lain seperti BitDefender dan Kaspersky. Sementara untuk Linux dan MacOS, jarang ada kasus terkait virus, jadi tidak wajib untuk menginstal antivirus di keduanya. Sejauh ini, sistem operasi Windows jadi yang paling rentan terkena virus.

Optimalkan Baterai

Mengingat laptop merupakan perangkat portabel dengan energi terbatas, memaksimalkan daya tahan baterai tentu menjadi prioritas yang tidak dapat diabaikan. Beberapa tweak sederhana dapat membuat daya tahan baterai laptop menjadi lebih lama lagi. Salah satu langkah terpenting untuk ini adalah mengurangi kecerahan layar.

Selanjutnya, hindari aplikasi yang boros baterai seperti Chrome dan gunakan alternatif lain yang lebih hemat seperti Safari, Edge dan Opera. Ketiga dan yang terakhir, nyalakan mode Battery Saver di Windows 10 atau Energy Saver untuk MacOS.

Minimalkan Kerusakan

Laptop merupakan jenis perangkat yang lebih rentan terhadap panas daripada perangkat lain. Di luar sana, masih ada banyak laptop dengan sirkulasi udara buruk yang dapat menyebabkan laptop mengalami panas dengan cepat dan mengakibatkan kerusakan.

Untuk menghindari hal kerusakan karena masalah ini, terdapat sejumlah cara untuk diterapkan. Beberapa di antaranya seperti hindari menggunakan laptop di permukaan yang empuk seperti kasur, sesering mungkin bersihkan bagian dalam laptop dan ketika laptop mulai panas, matikan aplikasi berat.

Sumber : idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *