Habibie, Penyandang Disabilitas Yang Bergaji Rp 10 Juta Per Bulan

Habibie, Penyandang Disabilitas Yang Bergaji Rp 10 Juta Per Bulan

Habibie, Penyandang Disabilitas Yang Bergaji Rp 10 Juta Per Bulan

Habibie, Penyandang Disabilitas Yang Bergaji Rp 10 Juta Per Bulan – Habibie Afsyah penyandang disabilitas ini mengidap Muscular Dystrophy Progressive. Karena itu, Habibie kehilangan kemampuan motorik dan fungsi tubuhnya sehingga mengharuskannya duduk di kursi roda akibat serangan penyakit tersebut.

Namun, dengan segala keterbatasan tak membuat Habibie menyerah untuk terus belajar. Terbukti kini Habibie sukses meraup penghasilan di atas 10 juta per bulan Download IDN Poker sebagai Internet Marketing.

Habibie mempelajari Internet Marketing sejak selesai SMA, dan memulai bisnisnya di tahun 2006. Namun, ia tak pernah menyangka, hobi bermain video game, gadget, dan komputer ini membawanya ke profesi seperti sekarang.

“Awalnya aku emang dari kecil kan dibiasakan di rumah itu mainannya komputer, gadget, video game. Akhirnya aku kecanduan sama game online. Karena senang dengan dunia internet, akhirnya lulus SMA aku memilih untuk mendalami Internet Marketing lewat kursus-kursus, seminar-seminar tentang Internet Marketing” ujarnya saat ditemui di Kampanye Gerak Terbatas M Bloc Space, Jakarta Selatan.

Saat ditanya rencana kedepannya, Habibie memilih untuk menjalani hidup dengan berjalan sebagai mestinya saja.

“Aku nggak pernah merencanakan akan seperti apa kedepannya, sampai saat ini juga nggak kepikiran sebelumnya akan seperti sekarang,” jawabnya.

Selain itu, Habibie Afsyah penyandang disabilitas ini juga telah menulis sebuah buku yang berjudul Kelemahanku Adalah kekuatanku Untuk Sukses. Bukunya menceritakan kisah hidup Habibie semasa perjalanannya menuju sukses.

Habibie juga sering diundang sebagai pembicara di acara seminar dan talkshow sebagai narasumber. Saat ini, Habibie Afsyah sudah memiliki digital agency yang menawarkan jasa marketing untuk web marketing dan programming, yang sudah berjalan selama 2 tahun ke belakang.