Bukti Kamu Masih Mengharapkan Dia yang Pernah Menyakiti Hatimu

Bukti Kamu Masih Mengharapkan Dia yang Pernah Menyakiti Hatimu

Bukti Kamu Masih Mengharapkan Dia yang Pernah Menyakiti Hatimu

Bukti Kamu Masih Mengharapkan Dia yang Pernah Menyakiti Hatimu – Tidak semua orang bisa bertahan pada masa-masa sulit selama pacaran. Kebanyakan memilih untuk putus bila situasi tidak kunjung membaik. Namun, beberapa orang justru masih mengharapkan kehadiran sosok yang pernah menyakiti hatinya.

1. Masih sering kepoin sosial media miliknya untuk mengetahui perkembangannya

Tidak dapat dipungkiri, kamu yang masih mengharapkan doi pasti masih sering kepoin sosial media miliknya. Bukan pakai akun utama, tapi akun fake supaya gak ketahuan sama doi.

Kamu terpaksa melakukannya karena pasca putus, kalian sudah tak saling memberi kabar. Jadi, kamu sama sekali tidak tahu seperti apa kehidupannya saat ini.

2. Masih sering memeluk barang-barang pemberiannya

Jika benar-benar ingin move on, kamu pasti akan menjauhkan barang-barang pemberian mantan biar gak teringat lagi. Tapi ini, kamu justru simpan sebagai kenang-kenangan.

Setidaknya lewat barang-barang pemberiannya, kamu bisa merasakan kehadirannya di dekatmu. Ya, karena kamu masih berharap kalau suatu saat nanti bisa balikan dengannya.

3. Terkadang, kamu juga masih mau menghubunginya

Hal ini bisa terjadi kalau kamu gak mendapatkan informasi apa pun dari sosial medianya. Mau tidak mau, ya menghubunginya agar kamu tahu perkembangannya.

Menariknya lagi, pembicaraan kalian berlanjut sampai beberapa hari. Ya, kamu sengaja menanyakan banyak hal karena kamu gak siap komunikasi putus.

4. Masih suka berandai-andai kalau hubunganmu belum kandas

Kamu yang masih cinta pasti sering berandai-andai kalau saja hubunganmu dan dia belum kandas. Andai waktu bisa diputar, kamu pasti mau walau ada konsekuensinya. Hal inilah yang secara gak langsung membuatmu sulit menerima kehadiran orang baru.

5. Berharap dia mau berubah agar kamu mau menerimanya kembali

Jika retaknya hubungan kalian dulu karena sikapnya yang gak respect, kamu berharap suatu saat dia bisa berubah. Lalu, kembali ke pelukanmu.

Namun, ini hanya sebatas harapan yang gak tahu kapan terwujud. Selama apa pun menunggu, kamu pasti rela karena masih menginginkan dia ada di sisimu.

Sesakit apa pun hatimu karena perbuatannya dulu, kamu tetap mau menerimanya karena sejatinya masih sayang. Akuilah, tapi jangan terlalu berharap agar rasa sakitnya gak dua kali lipat.