Bocor, Apple Bakal Bangkitkan Charge Nirkabel

Bocor, Apple Bakal Bangkitkan Charge Nirkabel

Apple Bakal Bangkitkan Charge Nirkabel yang Sempat tertunda

Bocor – Apple mengumumkan akan hadirkan Airpower yang merupakan sebuah dock pengisian daya nirkabel serba bisa untuk semua perangkat mobile dari Apple. Dijanjikan, gadget ini akan rilis di 2018.

Setelah terus ditunda, akhirnya Apple akan mengumumkannya bahwa gadget tersebut akan diproduksi karena hasil tes tidak sesuai dengan stander dari Apple.

Setahun berselang, Apple saat ini justru dirumorkan untuk memulai kembali proyek pengembangan AirPower yang diduga rumit dan kontroversial karena gulungan coil yang tumpang tindih dan mudah panas ini.

Baca juga : HP Rasa Flagship di Bawah Rp6 Juta

Karena melansir Phone Arena yang mengutip pembocor smartphone Jon Prosser, sebuah foto yang diklaim terjepret oleh karyawan Apple di tim pengembangan yang sedang bekerja dari rumah, menampakkan sebuah purwarupa yang diduga adalah Air Power. Dilaporkan, purwarupa ini dikenal secara internal dengan nama kode C68.

Bawa Chipset A Bionic

Hal ini dikarenakan AirPower diduga bakal terlalu panas atau cenderung terbakar kala digunakan mengecas Apple Watch yang punya sistem pengecasan nirkabel khusus dengan daya yang tak terlalu besar.

Purwarupa ini sendiri juga punya kemampuan “mengarahkan daya ke koil tertentu” serta “menunggu suhu turun sebelum mengalirkan daya besar” untuk mencegah panas berlebih.

Tentu saja, masih belum jelas kapan gadget ini bisa benar-benar dirilis. Hal ini mengingat pernagkat ini masih berupa peruwarupa.

Mengapa Airpower Terdahulu Tidak Sesuai Standar?

Menurut pernyataan Dan Riccio yang merupakan Wakil Presiden Apple bidang Rekayasa Perangkat Keras.

Terungkap bahwa “meski setelah banyak sekali upaya, AirPower tidak memenuhi standar tinggi Apple.”

Terlihat bawha ada permasalahan serius di balik hal tersebut. Usut punya usut, Apple mengungkap pula bahwa permasalahan terjadi di 3D coil yang ada di dalam pad AirPower.

Apple memperkenalkan desain yang cukup ambisius dengan konsep charger nirkabel yang bisa mengecas tiga produk berbeda sekaligus.

Tentu ketika coil atau gulungan kawat yang kita kenal di charger nirkabel terlalu dekat satu sama lain, charger sekaligus gadget bisa overheat dan di situasi buruk bisa meledak.

Dimatikannya AirPower tahun lalu tentu mempengaruhi reputasi Apple. Pasalnya, masyarakat awam melihat gadget AirPower sebagai gadget ‘sederhana’ saja dan banyak sekali merek third party di luar sana.

Namun di balik itu semua, masyarakat bahkan Apple sendiri tak menyadari bahwa inovasi AirPower sebenarnya tak masuk akal untuk dipraktikkan.

Menurut seorang analis teknologi yakni Dan Ives dari Wedbush Securities, melansir Phone Arena, ini adalah ‘luka lebam untuk Apple.’

Pasalnya, tak cuma teknologi ini diperkenalkan bersamaan dengan iPhone X yang revolusioner, teknologi ini dipromosikan langsung oleh Tim Cook.

Terlebih lagi, Apple tak cepat-cepat membatalkan AirPower. Apple terlambat hampir satu tahun untuk perilisan, dan akhirnya AirPower dibatalkan hampir 2 tahun setelah diperkenalkan.

Menurut Ives, Apple tidak akan rugi secara finansial, namun reputasi emas Apple terpukul secara keras.

Sumber : merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *