Begini Aturan Bertamu ke Istana Presiden

Begini Aturan Bertamu ke Istana Presiden

Begini Aturan Bertamu ke Istana Presiden

Begini Aturan Bertamu ke Istana Presiden, – Protokol kesehatan pencegahan virus Corona (COVID-19) di Kompleks Istana Kepresidenan diperketat. Kini meja oval di Istana Merdeka tempat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima tamu diberi sekat.

Meja tersebut juga kerap dipakai untuk rapat terbatas secara tatap muka. Selain diberi pembatas kaca akrilik, antar-kursi dipisah dengan jarak 2-2,5 meter.

“Di meja oval yang akan menerima tamu-tamu yang diundang oleh Bapak Presiden, kami siapkan pembatas. Pembatas itu artinya kaca akrilik sehingga Bapak Presiden walaupun berhadapan tetap ada batas,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin.

Istana Presiden terus melakukan langkah pencegahan penyebaran COVID-19 atau virus corona, dengan memperketat protokol kesehatan di lingkungan Istana. Semua pihak yang berada di lingkungan Istana harus melewati pemeriksaan ketat.

“Tidak hanya untuk wartawan, tapi semuanya. Pegawai Sekretariat Presiden, perangkat melekat, tamu-tamu presiden,” kata Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam acara virtual, Minggu 9 Agustus 2020 malam.

Heru mengatakan semua pihak yang ingin bertemu Jokowi wajib melakukan uji seka atau swab test. Selain itu, meskipun sudah melakukan swab test, pada hari H mereka akan kembali diminta menjalani rapid test.

Wartawan harus menjalani rapid test dan PCR test di Istana

Bey menjelaskan, mulai Senin (10/8/2020), Istana Presiden akan memberlakukan rapid test untuk wartawan yang bertugas di Istana, sebelum memasuki press room. Wartawan yang meliput di dalam Istana juga wajib PCR test.

“Untuk liputan sehari-hari, wartawan yang bertugas di Istana atas inisiatif sendiri, harus menjalani rapid test dan PCR test yang tidak ditanggung Istana,” kata dia.

PCR test wartawan undangan Istana akan dibiayai

Sementara, wartawan yang diundang Istana, PCR test akan dibiayai Sekretariat Presiden. PCR test yang disarankan di lima rumah sakit yakni Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Rumah Sakit Pusat Pertamina, Rumah Sakit Pertamina Jaya, Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Bunda.

“Setelah melakukan PCR test, wartawan tidak boleh bertemu siapa pun sampai meliput kegiatan presiden. Untuk jumpa pers setelah rapat terbatas akan dilakukan secara virtual,” kata Bey.

Peserta upacara 17 Agustus di Istana juga dibatasi

Sementara, khusus pada peringatan HUT ke-75 RI pada 17 Agustus, wartawan diharapkan tidak hadir di Istana. Peserta upacara dibatasi hanya 20 orang dari TNI-Polri.

“Acara budaya seni, sebelum detik-detik kemerdekaan dan kenaikan bendera, akan disiarkan melalui TV Pool dari Kompas TV. Saat upacara kenaikan bendera TV Pool oleh TVRI,” kata Bey.

Nantinya, jumlah tamu yang hadir secara fisik di mimbar kehormatan ada 24 orang, termasuk Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Wapres Ma’ruf Amin dan Ibu Wapres, ketua MPR, ketua DPR, ketua DPD, ketua MA, ketua Komisi Yudisial, ketua MK, Kapolri, Panglima TNI, dan Menteri Agama.