Anak John Kei Sedih Ayahnya Bikin Gaduh

Anak John Kei Sedih Ayahnya Bikin Gaduh

Anak John Kei Sedih Ayahnya Bikin Gaduh

Anak John Kei Sedih Ayahnya Bikin Gaduh – Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bogor mengeluarkan surat keputusan untuk mencabut pembebasan bersyarat terhadap John Kei.

Keputusan itu dibuat lantaran John Kei kembali melakukan tindak pidana. Ia ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 21 Juni lalu dalam tindak pidana Pasal 55 KUHP jo Pasal 340 KUHP

Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan (PAS) Kemenkumham, Rika Aprianti mengatakan Bapas Bogor selaku pihak yang melakukan pembimbingan dan pengawasan kepda Jhon Kei, telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

“Pada 24 Juni 2020, setelah penyidik selesai melakukan BAP terhadap Jhon Kei, PK Bapas juga melakukan BAP terhadap Jhon Kei sebagai klien pemasyarakatan Bapas Bogor,” tutur Rika dalam keterangannya, Sabtu.

Peristiwa penyerangan terhadap Nus Kei atau Agrapinus Rumatora oleh kelompok John Kei, membuat Melan Refra sedih. Anak John Kei itu merasa kaget, sebab sang ayah diketahuinya sudah mengalami perubahan besar sejak keluar dari LP Nusakambangan.

Saat membesuk John Kei di Polda Metro Jaya, Jumat (26/6) malam, Melan Refra menyampaikan permintaan maaf atas kejadian keributan tersebut.

“Atas nama keluarga, saya mau ucapin, saya putri dari Pak John Refra mau mengucapkan permohonan maaf kepada pemerintah dan warga negara Indonesia yang di mana telah dianggap Papah saya membuat kegaduhan,” jelas Melan.

Selanjutnya, pada 25 Juni, tim pengamat pemasyarakat Bapas Bogor melakukan sidang. Dalam sidang itu, dinyatakan John Kei telah melakukan pelanggaran ketentuan saat menjalankan masa pembebasan bersyarat.

Atas dasar itu, Bapas Bogor merekomendasikan pengusulan pencabutan surat keputusan pembebasan bersyarat John Kei.

“Berdasarkan rekomendasi Sidang TPP , Kepala Bapas Bogor mengeluarkan Surat Keputusan Pencabutan Sementara Pembebasan Bersyarat an. John Refra als John Kei, No: W10.PAS.6-PK.01.05.02-2381,” kata Rika.

Disampaikan Rika, selanjutnya diusulkan kepada Ditjen PAS untuk mencabut Pembebasan Bersyarat John Kei Nomor W11.PAS.33-PK.01.05.02-2382.

“Saat ini menunggu proses pencabutan pembebasan bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ucap Rika.

Melan juga mengaku kaget mendengar kabar penyerangan terhadap Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, yang juga merupakan kakeknya. Untuk diketahui, Nus Kei merupakan paman dari John Kei.

“Mengenai berita yang ada belakangan ini menyebutkan Papah saya sama Opa Nus cukup mengagetkan ya bagi saya,” ucap anak sulung John Kei ini.

Melan juga mengungkap rasa sedihnya. Sebab, ia menaruh harapan besar bahwa sang ayah akan berubah setelah keluar dari LP Nusakambangan.

John Kei bersama 29 anak buahnya sebelumnya diringkus jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (21/6) lalu. Penangkapan itu buntut aksi penyerangan oleh terhadap kelompok Nus Kei.

Aksi penyerangan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Green Lake City, Kota Tangerang itu dilatarbelakangi oleh masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei itu berkaitan penjualan tanah di Ambon, Maluku.

Selanjutnya, kepolisian kembali menangkap lima anak buah John Kei yang kemarin sempat menjadi buronan. Saat ini, polisi juga masih memburu tujuh DPO lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *