Si Harimau Hitam, Tank Pembunuh Buatan Indonesia

Si Harimau Hitam, Tank Pembunuh Buatan Indonesia

Si Harimau Hitam, Tank Pembunuh Buatan Indonesia

Si Harimau Hitam, Tank Pembunuh Buatan Indonesia – Indonesia menempati urutan ke-9 dari 136 negara dunia dengan militer terkuat. Seiring dengan besarnya kebutuhan pertahanan negara, Indonesia juga telah melengkapi jajaran alustisista nya di darat, Laut maupun udara.

Salah satunya adalah Tank Harimau Hitam. Kendaraan lapis baja terbaru hasil karya anak bangsa. Nantinya, keberadaan Tank Harimau Hitam akan digunakan untuk memperkuat alutsista militer TNI.

keberadaan Tank kelas medium ini sangat menarik untuk disimak lebih lengkap.

Lahir dari kerjasama dengan dua bangsa yang berbeda 

Keberadaan Tank Harimau Hitam sejatinya merupakan sebuah proyek besar antar dua negara. Indonesia yang diwakili oleh PT Pindad dengan industri pertahanan Turki, FNSS Savunma Sistemleri. Ada dua buah varian yang berhasil dibuat. Yakni Kaplan MT (versi Turki) dan Harimau Hitam (versi Indonesia). Dilansir dari beberapa sumber perjanjian kerjasama proyek ini sendiri memakan dana sebesar USD 30 juta.

Spesifikasi gahar untuk perkuat mobilitas pasukan infanteri 

Tank Harimau Hitam dilengkapi dengan spesifikasi yang cocok untuk medan Indonesia. Menggunakan mesin diessel dengan transmisi fully automatic, kendaraan lapis baja ini diawaki oleh tiga orang petugas yakni komandan, driver dan penembak (loader). Untuk persenjataan, Harimau Hitam menggunakan meriam CMI Cockeril 3105 yang terintegrasi dengan Senapan mesin coaxial kaliber 7.62mm. Mesin yang digunakan berkecepatan 70 km/h dan berdaya jangkau hingga 450 meter.

Keberadaanya bakal gantikan tank tua milik Indonesia 

Selain untuk memperkuat pasukan, tank kelas medium ini digunakan untuk menggantikan kendaraan lapis baja yang sudah berusia tua. Saat ini, korps kavaleri TNI AD hanya mengandalkan tank ringan AMX-13 buatan Prancis sejak 1960-an. Dengan bobot 13,9 ton, tank ringan tersebut telah mengalami upgrade dari sisi persenjataan. Dilansir dari merdeka.com, ada sekitar 400 buah AMX-13 yang dimiliki Indonesia. Sebelumnya, TNI AD juga menggunakan tank ringan Alvis Scorpion buatan Inggris sejak tahun 1955.

Dilansir dari armyt-technology.com, tank Harimau Hitam telah dilengkapi sejumlah proteksi canggih sebagai pelindung pasukan. Di antaranya adalah STANAG 4569 Level 4 dari tembakan peluru balistik berproyektil 14.5mm dan STANAG 4569 Level 5 untuk bertahan dari serangan peluru kaliber 25mm yang menggunakan teknologi penembus lapis baja (armour piercing discarding sabot-tracer). Tank ini juga dilengkapi dengan mode anti radiasi nuklir ( a chemical, biological, radiological and nuclear (CBRN) protection system), pemindai laser dan granat asap untuk kondisi darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *