Inovasi Militer Canggih dan Modern yang Gagal 

Inovasi Militer Canggih dan Modern yang Gagal

Inovasi Militer Canggih dan Modern yang Ternyata Gagal

Inovasi Militer Canggih dan Modern yang Gagal  – Inovasi adalah hal yang lumrah di berbagai bidang. Tak terkecuali di dunia militer. Inovasi militer biasanya berupa pengembangan persenjataan yang lebih mutakhir dan canggih.

Sayangnya, tak selamanya inovasi militer membuahkan hasil. Alih-alih membuat sebuah negara berjaya dalam perang, inovasi senjata ini justru gagal total.

Demi mendapatkan inovasi yang lebih baik dan lebih mutakhir, terdapat proses panjang yang harus dilewati. Dalam proses tersebut pastinya ada kegagalan-kegagalan yang ditemui dan itu berlaku dalam pencarian inovasi senjata.

Ada banyak senjata yang sebenarnya pernah tercipta, namun tak pernah lagi digunakan atau kisahnya disembunyikan karena menjadi aib memalukan bagi militer. Berikut ini adalah senjata-senjata yang gagal tersebut.

  • Ball tank

Dengan desain khusus yang menyerupai bola, ball tank direncanakan sebagai tank yang dikendarai oleh satu pengemudi saja. Inovasi Jerman ini hanya berupa prototipe saja dan tidak pernah sekalipun diproduksi secara masal. Pesimis akan kegunaannya menjadi alasan utama menggagalkan proyek ini.

  • Focke-Wulf Triebfluegel

Jerman di kala Perang Dunia II memiliki segudang ide kreatif yang sangat di luar nalar. Tak hanya sekadar ingin memiliki pesawat saja, mereka pun ingin ada senjata udara yang lebih. Dari sini terciptalah Focke-Wulf Triebfluegel. Bodohnya kendaraan ini ternyata terlalu susah didaratkan disebabkan baling-baling yang menyatu pada roket.

  • Cybernetic Walking Machine

Kamu mengira ide robot baru ada beberapa dekade belakangan ini. Kenyataannya pada 1968, pria bernama Ralph Mosher mencoba membuat kendaraan yang seperti robot ini.

Tujuan mesin ini adalah untuk membawa persenjataan kelas berat melewati medan yang susah. Robot ini tidak pernah diproduksi, tetapi prototipenya bisa ditemukan di U.S. Army Transportation Museum.

  • Rocket Belt

Sabuk roket ini sudah muncul pada 1960an dan sebenarnya sangat menjanjikan di mata orang-orang. Namun sepertinya hal tersebut tidak berlaku untuk orang militer. Jarak tempuh yang pendek menjadi alasan pihak militer untuk menolak produksi massal barang ini.

  • Corkscrew tank

Tank ini dirancang memiliki roda bor besar agar dapat berjalan melewati medan yang buruk, seperti bebatuan. Proyek senjata garapan Rusia ini tidak jadi dikarenakan tank tersebut malah tidak dapat melewati medan yang layak dan terlalu lambat berjalan.

  • Scooter-mounted Cannon

Kendaraan ini digunakan oleh prajurit Prancis saat perang di Vietnam. Bergabungnya skuter dan meriam ini adalah hasil dari permasalahan keuangan Prancis yang saat itu sedang terbatas dalam memenuhi senjata. Skuter ini digunakan para prajurit paralayang, namun karena perlindungan minimalis yang diberikan, kendaraan ini perlahan-lahan tak pernah terlihat lagi.

  • Puckle Gun

Bisa dibilang ini adalah percobaan untuk mendapatkan senapan mesin kala itu. Puckle Gun setidaknya memiliki sejarah 300 tahun yang lalu dan sudah digunakan untuk peperangan. Namun hasilnya yang kurang memuaskan membuat investor enggan memasang modal di inovasi ini dan pada akhirnya membunuh teknologi ini.

  • Russian Tsar Tank

Desainnya akan mengingatkanmu dengan sepeda zaman dulu. Kenyataannya memang demikian. Menurut orang Rusia pada saat itu, desain tersebut sangatlah aman dan efektif untuk berperang. Sayangnya, penggarapan tak tersebut mengalami miskalkulasi. Berat roda tank tersebut tidak benar, menyebabkan tank itu menjadi tidak stabil.

  • USS Macon

Ini adalah senjata super Jerman kala pertengahan abad 20. Kendaraan udara ini mampu menampung beberapa pesawat perang kecil lainnya yang dapat lepas landas dari udara.

Namun peristiwa alam mengubah semua itu. Pada 12 Februari 1935, USS Macon jatuh dikarenakan kegagalan struktur akibat terjangan badai. Semenjak itu, kendaraan udara ini tak pernah diproduksi lagi.

Barang-barang ini sangat langka sampai-sampai para kolektor di bidang perang banyak mencarinya. Jika kamu ingin melihatnya secara langsung, paling tidak kamu harus pergi ke museum perang yang ada di tiap negara pembuat senjata-senjata ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *